Dalam keterangannya kepada tim media, Ketua BUMDes, Ardosil, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan tahun 2025 berupa pengadaan bibit jagung.dibagikan kepada masyarakat, saat ditanya mengenai harga pembelian maupun jumlah banyak bibit yang dibeli, ia mengaku sudah lupa.
"Kalau ketahanan pangan tahun 2025 itu bibit jagung. Untuk harganya saya lupa, begitu juga jumlah bibitnya saya lupa. Kalau nominal anggaran yang saya tahu sebesar Rp141.000.000 yang masuk ke rekening BUMDes. Selain itu tidak ada lagi," ujar Ardosil
Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan dari tim media, mengingat Ketua BUMDes merupakan pihak yang terlibat dalam pengelolaan program tersebut. Tim media menilai keterangan yang disampaikan masih belum memberikan penjelasan yang utuh mengenai penggunaan anggaran.
Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di Desa Kota Agung, terdapat berbagai dugaan korupsi dalam pelaksanaan sejumlah program desa, termasuk pengelolaan dana ketahanan pangan. Namun demikian, menurut informasi tersebut
Masyarakat berharap adanya keterbukaan informasi dan apabila ditemukan pelanggaran dalam pengelolaan anggaran desa, aparat pengawas maupun aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penulis :Anton
Editor;Rendi


