Kegiatan tersebut dipimpin oleh Haji Dapit bersama tim pelaksana lapangan, yakni Umar, Deri, dan Mul. Proses pengerjaan dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat, baik melalui tenaga maupun kontribusi material.
Dalam pelaksanaannya, warga berpartisipasi dengan menyumbangkan satu sak semen per orang. Kontribusi ini dinilai sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam membangun fasilitas lingkungan.
“Ini merupakan inisiatif masyarakat agar jalan di lingkungan kami lebih baik dan dapat dimanfaatkan bersama,” ujar salah satu warga di lokasi kegiatan.
Selain bertujuan memperbaiki akses jalan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengerjaan, mulai dari pengadukan hingga perataan material.
Di sisi lain, sejumlah warga berharap adanya dukungan dari pemerintah setempat untuk membantu penyediaan material tambahan. Dukungan tersebut dinilai penting agar kualitas jalan yang dibangun dapat lebih optimal dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
Hingga saat ini, proses rehabilitasi masih berlangsung dengan mengandalkan partisipasi masyarakat. Warga berharap, hasil pembangunan ini nantinya dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi contoh positif bagi lingkungan lainnya dalam mengedepankan semangat gotong royong.
Penulis :Anton
Editor; Rendi


