Petani Desa Penantian Siapkan Kolang-Kaling Sambut Ramadan 2026

KEJARKASUS COM OKU Selatan – Menjelang Ramadan 2026, aktivitas petani kolang-kaling di Desa Penantian, Dusun II, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan mulai meningkat. Sejumlah petani setempat menyiapkan bahan baku lebih awal guna mengantisipasi lonjakan permintaan pasar selama bulan suci.

Salah satu petani, Tasmin, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir. Ia mulai mengumpulkan buah aren dan mengolahnya menjadi kolang-kaling agar siap dipasarkan saat Ramadan tiba.

“Setiap Ramadan permintaan kolang-kaling meningkat. Jadi kami harus menyiapkan lebih awal supaya stok cukup,” ujar Tasmin saat ditemui di kebunnya, Kamis (19/2/2026).

Kolang-kaling yang berasal dari buah pohon aren menjadi salah satu bahan makanan favorit masyarakat, terutama sebagai campuran minuman segar dan aneka hidangan berbuka puasa. Pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, permintaan komoditas ini tercatat lebih tinggi dibanding hari biasa.

Tasmin mengaku optimistis hasil produksi tahun ini mampu memenuhi kebutuhan pasar. Namun, ia juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari faktor cuaca yang memengaruhi hasil panen hingga fluktuasi harga di tingkat pengepul.

“Kami berharap harga tetap stabil. Kalau harga bagus, tentu membantu perekonomian petani,” katanya.

Di sisi lain, para pedagang menyambut baik langkah petani yang menyiapkan stok lebih awal. Salah seorang pedagang di Pasar Banding Agung menilai ketersediaan pasokan sejak dini dapat menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan menjelang Ramadan.

“Kalau stok sudah ada dari sekarang, biasanya harga lebih terkendali dan pembeli juga tidak kesulitan mencari barang,” ujarnya.

Pemerintah Desa Penantian turut mendorong para petani menjaga kualitas produksi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk di luar wilayah kecamatan. Selain itu, koordinasi dengan pengepul dan pedagang diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi.

Dengan persiapan sejak dini, para petani di Desa Penantian berharap Ramadan 2026 membawa berkah, baik bagi produsen maupun masyarakat sebagai konsumen.